Bimtek Penetration Testing (Pantest)

Yogyakarta (18/03/2019) Dinas Komunikasi dan Informatika selama dua hari mulai Senin - Selasa, 18-19 Maret 2019 mengadakan bimbingan teknis Penetration Testing (Pantest) bagi ASN unsur persandian Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se DIY yang diselenggarakan di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika DIY Jln. Brigjen Katamso Yogyakarta.

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Ir. Bapak Rony Primanto Hari, MT., dengan menghadirkan narasumber dan instruktur dari Badan Siber dan Sandi Negara oleh Ibu Kuni Inayah dan Ibu Irma Nurfitri Handayani.

Dalam sambutan pembukaan disampaikan bahwa Pelaksanaan bimtek Penetration and Testing dilaksanakan sebagai bentuk berkesinambungan program dan kegiatan peningkatan keamanan informasi untuk seluruh pemerintah daerah. Penetration testing atau sering disingkat menjadi pentest merupakan istilah untuk pengujian terhadap kehandalan suatu sistem dan mendokumentasikan tingkat keamanan aplikasi, sistem komputer ataupun jaringan. Jika ditemukan kelemahan di suatu sistem maka dengan segera akan dilakukan patch/penambalan sehingga keamanan sistem akan menjadi lebih kuat. Tujuan dasar dari pelaksanaan pentest adalah untuk mengidentifikasi adanya kelemahan keamanan, jika kelemahan tersebut dapat diidentifikasi dan dapat dibuktikan beserta dengan analisis resikonya, maka  akan memiliki kemampuan dan waktu untuk memperbaikinya sebelum pihak yang tidak berkepentingan mengambil keuntungan dari kelemahan tersebut. Pantest  merupakan suatu kegiatan dimana melakukan exploit/mencoba masuk melalui celah kerawanan  terhadap jaringan organisasi / perusahaan (mesin target/aplikasi target ) tertentu untuk menemukan kelemahan yang ada pada sistem jaringan tersebut. Tools yang dapat digunakan seperti metasploit, sqlmap, script malicious dan sebagainya.

Diharapkan setelah adanya bimtek Penetration Testing (Pantest) akan melahirkan pentester yang dapat mendeteksi dengan cepat celah-celah kerawanan keamanan dan memperbaiki secepatnya pada tingkat keamanan aplikasi, sistem komputer maupun jaringan tanpa merusak infrastruktur jaringan yang sudah terbangun.

KOMINFO

Berita Terkait :


KOMENTAR PEMBACA
procesing . . .