Diskominfo DIY Selenggarakan Forum OPD Penyusunan RKPD 2021

(Yogyakarta, 21/02/2020) Sebagai salah satu rangkaian proses perencanaan program kegiatan tahun 2021, Dinas Kominfo DIY mengadakan Forum Organisasi Perangkat Daerah pada hari Jumat tanggal 21 Februari 2020 di Ruang Rapat Kresna Aula Dinas Kominfo DIY. Acara dihadiri oleh perwakilan OPD di lingkup Pemda DIY, perwakilan Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se DIY, unsur masyarakat penggiat TIK dan beberapa mahasiswa. Forum OPD mengambil tema Inisiasi Tata Kelola TIK dalam Mewujudkan Good Government untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Sebagai pembicara dihadirkan empat narasumber, yakni Bapak Ir. Rony Primanto Hari, MT selaku Kepala Dinas dengan topik Perapan Peraturan Gubernur DIY No. 2 tahun 2018 tentang Tata Kelola TIK di lingkungan Pemda DIY, beliau menyampaikan bahwa Dinas Kominfo dalam melakukan Tugas Fungsinya tidak bisa bekerja sendirian, melainkan membutuhkan kerjasama dari semua OPD di lingkup Pemda DIY. Narasumber kedua adalah Ketua Komisi A DPRD DIY Bapak Eko Suwanto, ST. M.Si. dengan materi Penerapan Perda No. 3 Tahun 2019 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan TIK. Disampaikan bahwa dengan Perda ini Dinas Kominfo menjadi ujung tombak dalam pengembangan TIK di DIY, sekaligus harus merangkul semua pihak kaitannya dengan pendanaan  Pengembangan TIK sehingga tidak hanya mengandalkan APBD dalam pendanaannya, melainkan dapat melalui mekanisme CSR.

Narasumber berikutnya adalah Bapak M. Taufik Arahman, SIP dari Bapeda DIY, mengutarakan bahwa perkembangan/capaian yang diperoleh Dinas Kominfo selama ini sudah sangat baik, akan tetapi masih harus lebih ditingkatkan lagi. Sedangkan pembicara terakhir adalah Bapak Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D. dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, beliau mengutarakan bahwa seiring dengan perkembangan Revolusi 4.0, bahwa semua kegiatan pemerintahan harus dapat terdigitalisasi dengan baik untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima.

Setelah paparan berakhir, acara dilanjutkan dengan dialog tanya jawab yang dipandu moderator Sekretaris Dinas Kominfo Ibu Dra. Meni Karyawati. Diskusi yang berkembang dalam forum antara lain terkait SDM di Bidang TIK semakin berkurang, tapi tidak segera ada generasi dan bagaimana skema penganggaran untuk SDM TIK untuk mendukung peningkatan layanan publik. Kepala Diskominfo Kabupaten Bantul Ir. Fenty Yusdayati, MT yang hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan bahwa kedepan data akan banyak berbicara terkait layanan Publik, sehinga perlu adanya Big Data, namun masih terdapat kerancuan terkait penanggungjawab pengelolaan data apakah di kominfo atau bappeda? Kabupaten Bantul akan menginisiasi pemerangan kemiskinan melalui TIK, dengan membangun 15 ruang milenial untuk mewadahi KIM/UMKM untuk berusaha dan menggerakkan perekonomian. Selanjutnya Kabupaten/Kota berharap agar Diskominfo DIY sebagai koordinator terkait implementasi TIK lebih berperan, terutama dalam integrasi dan fasilitasi sumber daya TIK.

Dalam Forum OPD menyepakati program dan kegiatan prioritas, dan indikator kinerja yang disertai target dan kebutuhan pendanaan, yang telah diselaraskan dengan usulan kegiatan prioritas dari forum Perangkat Daerah. Selain itu juga menyepakati agar perencanaan, penganggaran, investasi dan implementasi TIK untuk pelayanan publik berpedoman pada Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta Peraturan Gubernur DIY Nomor 2 Tahun 2018 tentang Tata Kelola Teknologi Informasi Dan Komunikasi. Pelayanan publik berbais TIK harus sinkron dengan Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Pelayanan publik. Pemda DIY akan menginisiasi penggunaan Big Data untuk meningkatkan kualitas layanan publik kepada masyarakat. Memaksimalkan dana CSR dari swasta untuk memberikan layanan TIK untuk masyarakat.

Berita Terkait :


KOMENTAR PEMBACA
procesing . . .