Pemda DIY menjadi salah satu Pilot Project Pengembangan SP4N LAPOR!

(Jakarta, 24 September 2019) Pemerintah Daerah DIY menjadi menjadi salah satu dari 6 (enam) daerah yang ditunjuk oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), UNDP & KOICA sebagai Pilot Project dalam Peningkatan kapasitas Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) LAPOR!

Pemda DIY patut berbangga dengan penunjukan pilot project ini, karena hanya ada 3 (tiga) pemerintah provinsi yang ditunjuk dalam pengembangan SP4N LAPOR!, yaitu Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Provinsi Bali & Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), UNDP dan KOICA ini dihelat di Grand Hyatt, Jakarta pada Selasa, 24 September 2019.

Acara diawali dengan sambutan Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA. Dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan UNDP Indonesia Resident Representative Mr. Christophe Bahuet serta Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Mr. Kim Chang Beom.

Dilanjutkan dengan sambutan dan peresmian oleh Menteri Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Drs. Syafruddin, M.Si. sekaligus ceremonial Penandatanganan MOU komitmen sebagai daerah percontohan, antara lain Pemda DIY, Pemprov Sumatera Barat, Pemprov Bali, Pemkab Sleman, Pemkab Badung dan Pemkab Tangerang. Dalam hal ini, penandatanganan untuk Pemda DIY diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dna Informatika DIY, Ir. Rony Primanto Hari, MT.

Acara ditutup dengan dialog interaktif yang dipandu Pritalaura Lulu dengan tema “Peluang dan Tantangan Integrasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik (SP4N) LAPOR! di Indonesia.

Berita Terkait :


KOMENTAR PEMBACA
procesing . . .