Workshop sosialisasi Jogja Smart Province

Yogyakarta (23/11/2018) Acara Sosialisasi Masterplan Jogja Smart Province dibuka di Ros In Hotel Jl.Ringroad Selatan, Druwo, Bangunharjo, Sewon, Bantul. Dilanjutkan dengan laporan penyelenggara oleh Drs. Bayu Februarino Putro Selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo DIY.  H. Abdul Halim Muslih selaku Wakil Bupati Kabupaten Bantul turut hadir sebagai salah satu narasumber dalam rangkaian acara Sosialisasi Workshop Jogja Smart Province. Dalam paparannya beliau menyampaikan topik “Bantul Smart City”. Maksud dan tujuan dari diadakannya Bantul Smart City adalah untuk mempermudah segala urusan melalui dukungan konektivitas tinggi dari pemanfaatan teknologi informasi (TI).

Koneksi terintegrasi di berbagai bidang hingga memberikan dampak praktis dan efisiensi dalam pengelolaan Kabupaten Bantul guna memberikan solusi atas permasalahan atau tantangan yang dihadapi. Komponen dukungan sistem informasi Bantul Smart City berupa SDM, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komputer komunikasi data, dan basis data. Penyampaian materi oleh narasumber berikutnya yaitu Bapak Widyawan, M.Sc, Ph.D selaku Tenaga Ahli Masterplan JSP dengan topik “Masterplan Jogja Smart Province”. Beliau menjelaskan tentang konsep Jogja Smart Province (JSP) yaitu pendekatan kreatif dan inovatif dari Pemerintah DIY dan setiap kelompok pemangku kepentingan dalam penyelesaian isu strategis dan pengembangan sektor unggulan DIY melalui optimalisasi pendayagunaan teknologi, integrasi data, dan kolaborasi antar wilayah untuk mengakselerasi terwujudnya kehidupan masyarakat Jogja yang lebih sejahtera, sehat, nyaman, dan aman.

Nugroho Eko Setyanto, S.Sos,MM selaku Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bantul menambahkan materi dengan topik “Konsep dan Pengembangan Teknologi dan Informasi di Kabupaten Bantul”. Dalam paparannya beliau menyampaikan soal Isu dan Tantangan Pembangunan Kabupaten Bantul.Jumlah penduduk miskin terbanyak di DIY dimiliki oleh Kab. Bantul sekitar 139.590 dengan persentase 14,07%.Bentuk dukungan informasi dan komunikasi Kabupaten Bantul berupa infrastruktur jaringan hot spot, fasilitas warehouse data dan network operational center, terbangunnya aplikasi sistem informasi, fasilitas pengembangan SDM bidang TIK, dukungan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bantul. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab beberapa pertanyaannya antara lain Bagaimana cara penyampaian isu digital di masyarakat, Terkait desa online, apakah bisa berkolaborasi antara JSP dengan desa online di Smart City dan Integrasi aplikasi existing di kota/kabupaten untuk mendukung JSP akan membangun E-Lapor, bagaimana pembuatan aplikasi tersebut agar dapat saling berkolaborasi dan terintegrasi se DIY.

KOMINFO

Berita Terkait :


KOMENTAR PEMBACA
procesing . . .