Workshop "Sosialisasi Jogja Smart Province"

Yogyakarta (12/11/2018) Acara Workshop Sosialisasi Jogja Smart Province pada dimulai pukul 08.00 dibuka oleh Bapak Ir. Rony Primanto Hari, MT. Dalam sambutannya beliau menyampaikan terwujudnya peningkatan kemuliaan martabat manusia jogja. Dengan adanya Jogja Smart Province dapat mencetuskan  usaha-usaha IT berbasis besar.Dilanjutkan paparan dari narasumber yang pertama yaitu Bapak Ir. Achmad Djunaedi, MURP., Ph.Dselaku Guru Besar Fakultas UGM. Beliau menyampaikan paparanya mengenai “Masterplan Jogja Smart Province”. Perumusan masalah pembangunan daerah, analisisi isu strategis, perumusan penjelasan umts, perumusan strategi arah kebijakan dan program pembangunan daerah.

Dari keempat faktor tersebut merujuk pada RPJMD berupa kompleksitas permasalahan, keterkaitan antar isu/ problem dan kepentingan kekhasan DIY, peluang berinovasi berbasis teknologi bahwa saat ini media sosial sudah menjadi pusat penyebaran informasi bagi masyarakat yang berpengaruh juga pada nilai keterbukaan informasi.

Keterbukaan informasidapat berupa membangun citra dan reputasi positif, membentuk, meningkatkan, dan memelihara opini publik, menampung dan mengolah aspirasi, mencari, menklasifikasi informasi, mensosialisasikan kebijakan dan membangun kepercayaan publik.Narasumber yang kedua yaitu Ibu Dwi Ernawati, S.Sos., MPA dari BAPPEDA beliau menjelaskan tentang Perencanaan Jogja Smart Province dalam RPJMD, Visi-Misi RPJMD 2017-2022, Tujuan-Sasaran RPJMD 2017-2022, Alur Kebijakan RPJMD DIY, JSP di dalam RPJMD 2017-2022 disebutkan di dalam Bab IV Permasalahan dan Isu-Isu Strategis Daerah, Halaman IV-98 tentang Permasalahan Urusan Komunikasi dan Informatika, Permasalahan berupa diperlukannya akselerasi Jogja Smart Province. Disebutkan pula bahwa Pemerintah Daerah DIY dalam rangka pengembangan e-government telah menyusun Pergub No.42 Tahun 2006 tentang Blueprint Jogja Cyber Province dengan konsep Digital Government Services (DGS), yang pada tahun 2011 juga telah dilakukan updating Blueprint Jogja Cyber Province. Sampai dengan akhir tahun 2016, telah diselesaikan 13 dokumen bidang unggulan dari target akhir di tahun 2017 sebanyak 14 dokumen Blueprint DGS.Tambahan dari bapak Prof. Ir, Achmad Djunaedi, MURP., Ph.D, disebutkan bahwa JSP merupakan suatu perubahan mindset. Intergrasi data digital menuju perubahan SOP. Sharing ekonomi, revolusi industri, revolusi perencanaan, bigdata analistik dan cyber security harus terkoordinir dengan baik.

KOMINFO

Berita Terkait :


KOMENTAR PEMBACA
procesing . . .