3.131 Calon Jamaah Haji DIY Pamitan

Yogyakarta (05/07/2018) Sebanyak 3.131 calon jamaah haji se-DIY berpamitan dengan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (5/7). Para jamaah diharap dapat menunaikan rangkaian ibadah dengan sebaik-baiknya mengingat kesempatan untuk menunaikan ibadah haji adalah sesuatu yang amat didambakan oleh setiap umat Islam.

“Karena itu, bagi yang dimudahkan Allah Swt bisa menunaikan ibadah haji tahun ini agar menggunakan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Selain menjadi salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap umat Islam yang mampu, ibadah haji memiliki nilai-nilai tarbiyah yang dapat mengantarkan jamaah menuju kesempurnaan perilaku, dan kesempurnan hidup,” ucap Wagub saat membacakan sambutan tertulis Gubernur DIY.

Wagub mendoakan calon jamaah haji semoga sampai di Tanah Suci Makkah Al Mukaramah dengan selamat, sehat dan tiba di Tanah Air dengan selamat, sehat, bertemu kembali dengan keluarga tercinta.

“Dan yang lebih penting lagi semoga Bapak/Ibu sekalian menjadi haji dan hajjah yang mabrur, tetap konsisten melaksanakan ibadah sebagaimana yang dilaksanakan di Tanah Suci, dan menjadi panutan di lingkungan masyarakat,” harap Wagub.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Drs HM Lutfi Hamid MAg mengatakan tahun ini jumlah jamaah haji dari DIY sebanyak 3.131 orang termasuk 25 petugas daerah.  Jamaah tertua berusia 87 tahun dan termuda 20 tahun.

“Rata-rata jamaah telah mendaftar sejak 2011 lalu. Maka dari itu kita harus mensyukuri kesempatan yang telah Allah Swt berikan kepada kita semua. Karena perlu diketahui, saat ini antrian untuk berhaji di DIY telah mencapai 20 tahun. Artinya, jika mendaftar hari ini, baru bisa berangkat tahun 2038 mendatang,” terangnya.

Menurut Lutfi, calon jamaah haji DIY nantinya akan terbagi dalam 9 kelompok terbang yakni kloter 21-SOC sampai Kloter 29-SOC dengan estimasi waktu pemberangkatan dari 22 Juli – 25 Juli 2018. “Sementara perkiraan tiba kembali di Solo mulai 3 – 6  September  2018,” imbuhnya.

Lutfi berharap penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lebih baik lagi. Hal tersebut dikarenakan Indonesia beberapa kali dinobatkan sebagai penyelenggara haji terbaik se-dunia. Tentu ini menjadi prestasi yang membanggakan dan patut dipertahankan.

“Pertahankan juga para jamaah nantinya bisa tertib dan taat aturan, karena selama ini juga jamaah haji asal Indonesia dikenal sebagai jamaah yang tertib. Mohon ini terus dijaga, sehingga dapat mengangkat citra Indonesia di tingkat internasional,” pungkasnya.  (Rk)

HUMAS DIY

Berita Terkait :


KOMENTAR PEMBACA
procesing . . .