Dinas Kominfo DIY Selenggarakan Pelatihan UKM Berbasis Digital di Kapanewon Minggir

Pandemi COVID-19 memaksa adanya resiliensi bagi para pelaku ekonomi, salah satunya UKM yang pada masa ini menghadapi berbagai tantangan-tantangan di dunia digital. Memperkuat nadi digitalisasi bagi UKM di wilayah D.I Yogyakarta, Dinas Kominfo DIY mengadakan "Pelatihan UKM Digital" di Kapanewon Minggir, Sleman, DIY yang dihadiri para pelaku UKM pada Selasa (15/03) 2022. 

Mengawali materi, Sofyan Setyo Darmawan, S.T., M.Eng. selaku Anggota DPRD Komisi D memaparkan mengenai bagaimana UKM harus dapat menjaga kualitas produk. Adapun UKM harus memahami sejumlah bahan baku, cara produksi, dan asal usul sebuah produk guna tetap menjaga kualitas. Sofyan juga menuturkan, bahwa dalam menjalankan UKM, pengelola wajib memahami bagaimana mekanisme manajemen keuangan agar kedepannya dapat menjadi tolok ukur keberhasilan bagaimana bisnis tersebut berjalan. 

Mendukung adanya eksistensi UKM, Drs. Tri Saktiyana, M.Si. (Plt. Kadis Kominfo DIY) memberikan 3 kunci bagaimana UKM menjadi "Istimewa" sesuai pesan Gubernur DIY, 1) Daya Saing yaitu UKM harus punya perbandingan kemampuan dan kinerja usaha serta keuletan dan tahan banting; 2) Daya Sanding yaitu untuk mengembangkan usaha, UKM harus berkolaborasi; 3) Daya Adaptasi, UKM harus memiliki kelenturan untuk menyesuaikan kondisi seperti pada saat ini yang beralih dari penggunaan fitur tradisional ke fitur digital. Plt. Kadis Kominfo DIY juga menambahkan untuk mengoptimalkan kolaborasi tersebut, UKM diimbau untuk bergabung dengan platform SiBakul dan E-Smart. 

Sebagai narasumber terakhir, Axel Wijaya Owner Paramorina Store membongkar rahasia sukses usahanya melalui pemanfaatan digital. Langkah pertama yang disampaikan Axel adalah mengetahui standing position kita sebagai pengusaha, apakah sebagai produsen, distributor atau reseller. Selanjutnya adalah bagaimana memaksimalkan fitur Google Business bagi pelaku UKM. Poin-poin lain yang disampaikan lainnya adalah bagaimana memaksimalkan fitur "keyword" usaha yang akan dimasukan dalam aplikasi e-commerce agar memiliki jangkauan yang luas.

Melalui pelatihan ini diharapkan UMK dapat mengembangkan kemampuan berbisnis dan terampil dalam memanfaatkan fitur-fitur digital terkait eksisnya sebuah usaha. 

Berita Terkait :


KOMENTAR PEMBACA
procesing . . .